
Ada satu hal yang cukup menarik untuk disimak pada dekade ini, yaitu mulai bermunculannya beberapa bisnis MLM yang menjadikan internet sebagai media pemasarannya dan tempat untuk memperluas jaringan usahanya. Hal ini karena internet memiliki kelebihan tersendiri dibanding dengan metode konvensiona (ofline), salahsatunya adalah kemampuannya untuk dapat diakses 24 jam non-stop dan dapat diakses darimana saja.
Untuk sukses dalam bisnis berbasis jaringan yang oleh orang banyak lebih dikenal dengan istilah bisnis MLM haruslah untuk bisa konsisten dalam menjalankan dan mengembangkan bisnisnya. Hal ini karena biasanya sebuah jaringan hanya bisa dibangun jika secara terus menerus dibentuk. Jika seandainya Anda berhenti atau meninggalkan jaringan Anda ditengah jalan, maka kemungkinan besar yang terjadi adalah Anda harus memulainya lagi dari awal untuk membentuk dan membangun jaringan Anda kembali.
Coba kita bayangkan sedang melihat seekor anjing yang sedang melihat dan mengejar mangsanya, sementara mangsanya ini terus berlari kesana-kemari. Sekarang coba mangsa si anjing ini kita hilangkan dari bayangan kita, maka yang terlihat adalah hanya seekor anjing yang lari kesana kemari tanpa terlihat apa yang ia sedang kejar. Seperti itulah terkadang pandangan sebagian orang mengenai bisnis MLM, karena yang dikejar dari bisnis ini sesungguhnya adalah impian (dream) seseorang yang memang tidak terlihat.
Tahukah Anda bahwa selama ini sebenarnya Kita bisa hidup justru dari pekerjaan seorang pemain bisnis MLM? Yah, bisa saya katakan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh seorang pemain bisnis MLM sebenarnya (dan memang pada kenyataannya) juga dilakukan oleh para tenaga pemasaran sebuah perusahaan manapun seperti mencari pelanggan, menambah calon pelanggan (prospek), mengejar target penjualan, melakukan followup, dsb. Nah apesnya, kita (khusus pegawai) selama ini bisa hidup dengan gaji yang diperoleh dari pekerjaan para tenaga pemasaran perusahaan Anda bukan?
Memang benar dalam bisnis MLM kita akan mencari uang. Namun sebaiknya dalam bisnis MLM ini arahkanlah tujuan kita untuk membantu orang lain untuk sukses seperti Anda ataukah seperti leader-leader Anda di bisnis MLM. Selain itu sebagai mitra bisnis Anda, bantulah mereka dengan cara memberi solusi terhadap masalah-masalah yang mereka hadapi. Dengan mengedepankan tujuan Anda untuk membantu orang lain ini, maka percayalah, uang akan datang dengan sendirinya.
Modal yang relatif lebih kecil, waktu dan tempat usaha fleksibel, dan penghasilan passive income adalah faktor yang membuatnya menarik dan menjadikan bisnis MLM ini sebagai bisnis yang diidam-idamankan. Tapi sayangnya tidak sedikit yang memandang sebelah mata akan bisnis ini sehingga kurang dilirik. Hal ini bisa terjadi karena yang ditawarkan adalah sebuah harapan dari seseorang yang belum/tidak bisa dilihat olenya saat ini juga atau dalam waktu dekat.
Para pemain dan pelaku di bisnis networking (MLM) juga membutuhkan alat bantu usaha serta panduan-panduan dalam menjalankan bisnisnya. Panduan ini bisa berupa sebuah sistem kerja yang biasanya akan dijadikan patokan untuk dikerjakan setiap harinya oleh para pebisnis MLM. Sistem kerja ini seharusnya bisa menjadi acuan untuk dilakukan setiap harinya hingga membentuk sebuah kebiasaan untuk mencapi sebuah target atau goal yang diinginkan.
Tahun pertama Anda dalam bisnis networking (MLM) sangat menentukan apakah Anda bisa bertahan di bisnis berbasis jaringan ini atau tidak. Ditahun pertama pula Anda bisa melihat dan memperkirakan bisnis networking Anda kedepan seperti apa dan sebesar apa. Jadi tahun pertama Anda sebaiknya digunakan dan dimanfaatkan dengan baik untuk membangun pondasi bisnis MLM Anda yang kuat. Salahsatunya yang paling penting adalah mempelajari dan menguasai bisnis Anda sendiri.




